Comeback Dramatis! Waamanat Bhintuka Fc U-17 Bungkam Persebaya Dan Juara Piala Soeratin 2026

Waamanat Bhintuka FC (WBFC) U-17 merayakan keberhasilan meraih gelar juara Piala Soeratin 2026 U-17 Putaran Nasional setelah mengalahkan Persebaya Surabaya U-17 dengan skor 2-1 pada partai final di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (24/10/2026)

Ibu Kota Nusantara (IKN) — Waamanat Bhintuka Football Club (WBFC) U-17 memastikan diri sebagai juara Piala Soeratin 2026 U-17 Putaran Nasional setelah menaklukkan Persebaya Surabaya U-17 dengan skor 2-1 pada partai final di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (24/10/2026). Sempat tertinggal lebih dahulu, wakil Jawa Barat itu bangkit melalui gol Lorenzo Jovian Komangal alias Onco dan Vicky Erlangga Ardiansyah untuk mengunci gelar juara nasional.

Kemenangan ini menegaskan ketangguhan WBFC dalam menghadapi tekanan pertandingan final. Setelah tertinggal 0-1, tim asal Bandung, Jawa Barat, tersebut mampu membalikkan keadaan dan mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Keberhasilan itu sekaligus menyempurnakan catatan WBFC atas Persebaya U-17 di putaran nasional. Sebelumnya, kedua tim bertemu pada fase grup dengan kemenangan telak 4-0 untuk WBFC. Pada pertemuan kedua di partai final, Persebaya kembali harus mengakui keunggulan lawannya.

Persebaya U-17 mengawali pertandingan dengan ambisi merebut gelar juara. Upaya mereka membuahkan hasil ketika Sebastian Pratama Panjaitan mencetak gol melalui sundulan yang gagal diantisipasi pertahanan WBFC. Gol tersebut membawa Persebaya unggul 1-0 dan membuat WBFC harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.

Situasi pertandingan berubah pada menit ke-30 ketika bek Persebaya, Benny Rachmad, menerima kartu merah langsung. Persebaya pun harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain.

Keunggulan jumlah pemain memberikan WBFC peluang untuk mengembangkan permainan. Namun, mereka tetap harus menghadapi pertahanan Persebaya yang berusaha menjaga keunggulan.

WBFC terus mencari celah hingga memasuki babak kedua. Tekanan yang dibangun akhirnya menghasilkan gol penyeimbang sekaligus mengubah arah pertandingan.


Onco Bangkitkan WBFC, Skor Kembali Imbang

WBFC menemukan momentum pada menit ke-49. Lorenzo Jovian Komangal, yang akrab disapa Onco, berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol tersebut menghidupkan peluang WBFC untuk merebut gelar juara sekaligus menambah tekanan bagi Persebaya yang bermain dengan sepuluh pemain.

Setelah kedudukan kembali imbang, pertandingan semakin menentukan. WBFC berusaha memanfaatkan momentum untuk mencari gol tambahan, sedangkan Persebaya berupaya meredam serangan dan mempertahankan peluang mereka dalam perebutan trofi.

Tekanan WBFC akhirnya kembali membuahkan hasil. Gol kedua menjadi pembeda yang menentukan siapa yang berhak berdiri di puncak kompetisi nasional.


Gol Vicky Erlangga Ardiansyah Kunci Gelar Juara

Pada menit ke-64, Vicky Erlangga Ardiansyah mencetak gol yang membawa WBFC berbalik unggul 2-1.

Gol tersebut menjadi penentu dalam pertandingan final. WBFC kini berada di atas angin, sementara Persebaya harus mengejar ketertinggalan untuk menjaga peluang meraih gelar juara.

Persebaya berusaha mencari gol penyeimbang, tetapi WBFC mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Skor 2-1 tidak berubah sampai peluit panjang dibunyikan. Waamanat Bhintuka FC U-17 pun memastikan gelar juara Piala Soeratin 2026 U-17 Putaran Nasional setelah melewati pertandingan final yang penuh tekanan.


Persebaya Kembali Gagal Membalas Kekalahan

Hasil final tersebut memperpanjang dominasi WBFC atas Persebaya dalam dua pertemuan mereka di putaran nasional.

Pada fase grup, WBFC menang telak 4-0. Persebaya kemudian memiliki kesempatan membalas kekalahan itu di partai final, tetapi kembali harus mengakui keunggulan wakil Jawa Barat tersebut dengan skor 1-2.

Dalam laporan pertandingan yang diterbitkan di situs resminya, Persebaya.id menyoroti tantangan yang dihadapi tim setelah Benny Rachmad menerima kartu merah pada menit ke-30. Pelatih Persebaya U-17, Yongki Kastanya, juga mengakui kualitas WBFC dan kemampuan lawan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Persebaya akhirnya harus puas menempati posisi kedua, sedangkan WBFC menutup kompetisi dengan gelar juara.


Wakil Jawa Barat di Puncak Sepak Bola Usia Muda Nasional

Keberhasilan WBFC U-17 menjadi juara merupakan pencapaian penting bagi klub dan pembinaan sepak bola usia muda di Jawa Barat. Sebelum final, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Asprov PSSI Jawa Barat, Buky Wibawa, telah menyampaikan dukungan dan apresiasi atas keberhasilan WBFC menembus partai puncak. Dukungan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap perkembangan talenta muda serta pentingnya kompetisi berjenjang dalam membangun prestasi sepak bola.

Gelar juara Piala Soeratin 2026 U-17 Putaran Nasional kini menjadi pencapaian tertinggi WBFC dalam kompetisi tersebut. Kemenangan atas Persebaya memperlihatkan kemampuan tim untuk bangkit dari ketertinggalan, memanfaatkan peluang, dan menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.


Waamanat Bhintuka FC U-17 menutup perjalanan di Piala Soeratin 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Persebaya Surabaya U-17. Bagi wakil Jawa Barat itu, trofi juara nasional menjadi buah perjuangan sekaligus momentum penting dalam perjalanan pembinaan sepak bola usia muda.


Tempat Lahirnya Mental Juara

WBFC FOOTBALL ACADEMY

Membangun teknik, disiplin, dan karakter pemain muda untuk masa depan sepak bola yang lebih besar.